ENGLISHEN
Home Kesehatan Waspada! Ini 6 Kebiasaan Makan Pemicu Lelah pada Wanita Walau Sudah Cukup Tidur

Waspada! Ini 6 Kebiasaan Makan Pemicu Lelah pada Wanita Walau Sudah Cukup Tidur

Merasa lelah terus-menerus padahal tidur sudah cukup? Ahli gizi Cara Shaw mengungkap 6 kebiasaan makan yang bisa membuat wanita cepat kehilangan energi. Pahami penyebabnya di sini!

Waspada! Ini 6 Kebiasaan Makan Pemicu Lelah pada Wanita Walau Sudah Cukup Tidur
Share

HARIANEXPRESS – Banyak wanita mungkin sering merasa lelah sepanjang hari, meskipun mereka yakin sudah mendapatkan waktu tidur yang cukup dan berkualitas. Ternyata, penyebab rasa lelah ini tidak selalu karena kurang istirahat atau aktivitas berlebihan.

Pola makan yang tidak tepat juga dapat menjadi pemicu utama tubuh kehilangan energi. Hal ini khususnya berlaku bagi wanita yang mengalami perubahan hormon, seperti saat menstruasi, kehamilan, hingga menopause.

Bahkan, Sleep Report 2026 di Inggris menunjukkan bahwa lebih dari separuh wanita memulai hari mereka dengan perasaan lelah. Ahli gizi Cara Shaw menekankan bahwa diet memiliki pengaruh besar terhadap kualitas tidur dan tingkat energi.

Kebiasaan Makan Pemicu Lelah pada Wanita

Berikut adalah enam kebiasaan makan yang sebaiknya dihindari untuk menjaga energi tetap optimal, seperti yang dijelaskan oleh ahli gizi Cara Shaw:

1. Makan Terlalu Sedikit atau Sering Melewatkan Waktu Makan

Salah satu kesalahan umum adalah tidak makan dalam jumlah yang cukup atau memberikan jeda terlalu panjang antarwaktu makan. Kondisi ini dapat mengganggu kestabilan gula darah dan menyebabkan penurunan energi.

“Rasa lelah yang berlangsung terus-menerus sering kali berkaitan dengan asupan makanan yang tidak mencukupi atau jeda makan yang terlalu panjang,” kata Cara Shaw.

Melewatkan sarapan atau menunda makan siang demi pekerjaan bisa berdampak buruk. Cara menyarankan menu sarapan kaya nutrisi seperti telur dengan roti gandum dan alpukat, oatmeal, muesli, atau Greek yoghurt.

2. Kurang Konsumsi Protein

Protein berperan penting untuk menjaga energi tetap stabil, memproduksi neurotransmitter, dan memperbaiki jaringan otot. Ketika menu harian didominasi karbohidrat tanpa protein, energi bisa meningkat cepat namun juga akan turun dengan cepat.

“Protein sangat penting untuk menjaga energi tetap stabil, membantu produksi neurotransmiter, serta memperbaiki jaringan otot,” ujar Cara.

Untuk itu, penting untuk selalu menyertakan sumber protein pada setiap waktu makan agar energi lebih stabil sepanjang hari.

3. Kekurangan Zat Besi

Zat besi memiliki peran vital dalam pembentukan energi, mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, dan menjaga sistem kekebalan. Wanita memiliki kebutuhan zat besi yang lebih tinggi, terutama saat menstruasi, hamil, atau pubertas.

Kebutuhan ini bisa dipenuhi dari makanan seperti daging merah, lentil, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Jika diperlukan, suplemen zat besi juga dapat membantu.

4. Mengandalkan Kopi atau Minuman Energi

Banyak orang memilih kopi atau minuman energi saat mengantuk, namun kebiasaan ini dapat memperburuk kondisi dalam jangka panjang. Stimulan seperti kafein hanya menutupi rasa lelah dan membuat sistem saraf bekerja lebih keras.

“Mengandalkan stimulan seperti kopi, minuman energi, atau minuman bersoda rendah kalori hanya akan menutupi rasa lelah yang sebenarnya, sekaligus membuat sistem saraf bekerja lebih keras,” ujar Cara.

Konsumsi kafein berlebihan juga bisa menyebabkan gelisah, sulit tidur, mudah marah, sakit kepala, hingga jantung berdebar.

5. Kurang Minum Air Putih

Dehidrasi ringan sekalipun bisa berdampak negatif pada tubuh, menyebabkan rasa lelah, sakit kepala, dan sulit konsentrasi. Memenuhi kebutuhan cairan harian adalah langkah sederhana namun esensial untuk menjaga energi tetap optimal.

6. Makan Karbohidrat Terlalu Sedikit

Karbohidrat adalah sumber energi utama tubuh, khususnya bagi wanita yang aktif atau mengalami perubahan hormon. Oleh karena itu, konsumsi karbohidrat tidak boleh diabaikan, bahkan saat menjalani diet penurunan berat badan.

“Karbohidrat merupakan sumber bahan bakar utama tubuh. Asupan yang terlalu rendah dapat menyebabkan energi menurun, kualitas tidur memburuk, hingga muncul keinginan kuat untuk mengonsumsi makanan manis,” jelas Cara.

Kekurangan karbohidrat dalam kondisi lebih parah dapat menyebabkan tubuh lemas, pusing, dan sakit kepala. Cara menyarankan karbohidrat kompleks seperti roti gandum utuh, quinoa, oatmeal, pisang, ubi jalar, dan granola.

Share
Related Articles
Ketua IBI Komitmen Tingkatkan Kepercayaan Perempuan pada Bidan
Kesehatan

Ketua IBI Komitmen Tingkatkan Kepercayaan Perempuan pada Bidan

Ketua Umum PP IBI, Ade Jubaedah, tegaskan komitmen tingkatkan peran bidan agar...

Wanita Jepang Pertahankan Angka Harapan Hidup Tertinggi Dunia
Kesehatan

Wanita Jepang Pertahankan Angka Harapan Hidup Tertinggi Dunia

Perempuan Jepang tercatat memiliki angka harapan hidup rata-rata tertinggi di dunia pada...


DMCA.com Protection Status

Kanal

© 2019 - 2026 | PT. Express Persada Linuhung. All Right Reserved